Minggu, 07 November 2010

LIGHT PEN




Light pen juga merupakan salah satu input device dari sistem komputer yang banyak digunakan untuk keperluan menggambar teknis ataupun grafis.


Light pen banyak digunakan karena untuk keperluan menggambar, keyboard dianggap tidak memadai dan hasilnya menjadi kurang teliti. Dengan menyentuhkan ujung light pen pada monitor, maka komputer bisa mengetahui posisi titik mana yang tersentuh oleh light pen.


Untuk menghasilkan gambar yang bagus, light pen memerlukan adanya monitor dengan kualitas yang prima (high resolution). Dengan adanya sebuah photo transistor detector, maka pada sebuah monitor akan terbagi menjadi beberapa baris dan beberapa kolom. Semakin rapat jarak antara baris dan kolom yang dimiliki oleh monitor, semakin bagus pula gambar yang akan dihasilkannya.


Gambar disebelah menunjukan suatu gambar yang dihasilkan melalui light-pen computer


Light pen ada yang dilengkapi dengan papan gambar, dimana pada papan ini permukaannya terbagi menjadi ratusan area, dan area inilah yang kemudian dihubungkan dengan komputer. Setiap sentuhan pena pada area yang bersangkutan, akan menimbulkan denyutan pulsa elektonik. Para arsitek, banyak yang meletakkan kertas berisi gambar diatas papan gambar, dan kemudian dengan light pen yang ada, mereka mengikuti gambar yang tersedia. Dengan demikian, light pen akan menempati posisi gambar secara tepat dan teliti. Skema gambar juga muncul melalui monitor. Light pen dengan papan gambar ini biasanya disebut sebagai Grapics Tablet


Light pen ada juga yang digunakan untuk membaca bar-code. Bar-code adalah suatu garis-garis hitam yang dibuat menurut kode tertentu, dan dicetak dengan menggunakan tinta khusus yang bisa dibaca oleh light pen. Bar-code banyak digunakan di-super market untuk mengkodekan jenis barang yang dijual, harga maupun stock yang dimilikinya. Sinar yang dipancarkan akan membaca bar-code, dan kemudian mengubahnya kedalam pulsa elektronik serta mengirimnya ke-CPU guna keperluan proses berikutnya

Sabtu, 06 November 2010

Cara Kerja Printer

printer, seperti namanya yang sangat berarti bahwa mekanisme pencetakan menyentuh kertas untuk menciptakan sebuah gambar. Dampak printer yang digunakan pada awal tahun 70-an dan 80-an. Dot Matrix printer dalam serangkaian pin kecil digunakan untuk menyerang pada pita dilapisi dengan tinta untuk mentransfer gambar pada kertas.

Printers Dampak lain seperti printer Karakter komputerisasi pada dasarnya mesin ketik. Mereka memiliki serangkaian bar atau sebuah bola dengan karakter yang sebenarnya pada mereka, yang menyerang pada pita tinta untuk mentransfer karakter di atas kertas. Pada suatu waktu hanya satu karakter dapat dicetak. Daisy Wheel printer menggunakan plastik atau logam roda. Jenis printer memiliki penggunaan terbatas meskipun karena mereka hanya dibatasi untuk mencetak karakter atau satu jenis font dan bukan grafik.

Ada Line printer dimana rantai karakter atau pin, mencetak seluruh baris, yang membuat mereka cukup cepat, namun kualitas cetak tidak begitu baik. Thermal printer tidak lain hanyalah printer yang digunakan dalam kalkulator dan mesin faks. Mereka murah untuk digunakan. Thermal printer bekerja dengan mendorong pin dipanaskan sensitif terhadap panas khusus kertas.

Lebih efisien dan maju printer telah keluar sekarang yang menggunakan Non-dampak baru Teknologi.

Non-dampak printer adalah orang-orang di mana mekanisme pencetakan tidak datang ke dalam kontak kertas sama sekali. Hal ini membuat mereka lebih tenang dalam operasi dibandingkan dengan dampak printer.

Pada pertengahan 1980-an Tinta printer diperkenalkan. Ini telah yang paling banyak digunakan dan printer populer sejauh ini. Warna pencetakan punya printer inkjet merevolusi setelah diciptakan. Seorang kepala printer Inkjet memiliki nozel kecil, yang sangat kecil tempat tetesan tinta pada kertas untuk menciptakan sebuah gambar. Titik ini sangat kecil bahkan diameter rambut manusia lebih besar. Titik-titik ini ditempatkan tepat dan dapat sampai dengan resolusi 1440 x 720 per inci. Kombinasi yang berbeda dari cartridges tinta dapat digunakan untuk printer tersebut.

Bagaimana sebuah printer Inkjet bekerja

Kepala cetak printer ini secara horizontal scan halaman bolak-balik dan perakitan motor lain gulungan kertas di strip secara vertikal dan dengan demikian suatu strip dicetak pada satu waktu. Hanya setengah detik diambil untuk mencetak strip. Printer inkjet sangat populer karena kemampuan mereka untuk mencetak warna. Kebanyakan Inkjets menggunakan Teknologi Thermal. Kertas fotokopi biasa dapat digunakan pada printer ini tidak seperti kertas termal yang digunakan untuk mesin fax. Panas yang digunakan untuk api tinta ke atas kertas cetak melalui kepala. Beberapa kepala cetak dapat memiliki hingga 300 nozel. Tahan panas dan tinta berbasis air yang digunakan untuk printer tersebut.

Terbaru dan tercepat adalah Laser Printers printer. Mereka menggunakan prinsip listrik statis untuk dicetak itu seperti pada mesin fotokopi. Prinsip listrik statis adalah bahwa hal itu dapat dibangun pada objek terisolasi. Malah benda atom yang bermuatan (positif dan negatif) yang tertarik satu sama lain dan melekat bersama-sama. Misalnya, potongan-potongan bahan nilon menempel di tubuh Anda, atau statis Anda dapatkan setelah menyikat rambut. Sebuah printer laser menggunakan prinsip yang sama ini untuk lem tinta di atas kertas.

Bagaimana Laser Printer kerjanya:

Berbeda dengan printer sebelumnya, printer laser menggunakan toner, listrik statis dan panas untuk membuat gambar di atas kertas. Toner tinta kering. Ini berisi plastik warna dan partikel. Yang toner melewati fuser di komputer dan panas yang dihasilkan itu mengikat untuk semua jenis kertas. Percetakan dengan laser printer yang cepat dan non-noda dan kualitas sangat baik karena resolusi tinggi yang dapat mencapai dengan 300 titik per inci untuk hampir 1200 dpi pada akhir yang lebih tinggi.

Komponen dasar dari sebuah printer laser adalah fuser, drum photoreceptor perakitan, pengembang roller, laser scanning unit, toner hopper, korona kawat dan lampu discharge. Sinar laser menciptakan sebuah gambar pada drum dan di mana pun itu hits, itu mengubah muatan listrik seperti positif atau negatif. Drum kemudian berguling-guling di toner. Toner diambil oleh bagian bermuatan drum dan akan ditransfer ke kertas setelah melewati fuser. Fuser memanaskan kertas untuk amalgamate tinta dan toner plastik untuk membuat gambar. Laser printer disebut "halaman printer" karena seluruh halaman ditransfer ke drum sebelum di cetak. Setiap jenis kertas dapat digunakan dalam printer ini. Laser printer dipopulerkan DTP atau Desk Top Publishing untuk itu dapat mencetak sejumlah font dan setiap grafis. .

Ini adalah bagaimana mengoperasikan komputer dan printer untuk mencetak

Ketika kita ingin mencetak sesuatu yang kita tekan perintah "Print". Informasi ini dikirim ke salah satu dari printer RAM atau RAM dari komputer tergantung jenis printer yang kita miliki. Proses pencetakan kemudian mulai. Sementara pencetakan yang sedang terjadi, komputer kita masih bisa melakukan berbagai operasi. Pekerjaan yang dimasukkan ke dalam buffer atau daerah khusus dalam RAM atau Random Access Memory dan printer menarik mereka turun di kecepatan sendiri. Kita juga dapat berbaris pencetakan pekerjaan kami dengan cara ini. Dengan cara ini secara simultan melakukan fungsi ini disebut spooling. Komputer kami dan printer dengan demikian dalam komunikasi konstan.

cara kerja monitor

CARA KERJA MONITOR


Setiap hari kita nonton acara kesayangan di televisi, atau mungkin bermain game dengan konsol PS, dan mengetik tugas pelajaran sekolah dengan komputer. Semua kegiatan tersebut mengharuskan kita untuk berinteraksi dengan peranti display visual, seperti TV dan monitor komputer.

Pernah nggak kebayang gimana sih cara kerja benda ini? Koq bisa menghasilkan gambar dengan beragam objek dalam ribuan warna-warni hanya dalam sebuah kotak ajaib bernama TV/monitor? Kalo kamu penasaran, tenang aja, kita akan ngebahas soal itu hari ini.

Apakah monitor itu? Monitor adalah sebuah peranti yang bentuknya mirip televisi, dan menyajikan gambar yang dapat dilihat oleh pengguna komputer, biar dia bisa tahu apaan sih yang lagi dikerjain sama komputernya. Monitor termasuk peranti output karena dari monitor pengguna bisa tahu informasi yang dikasih dari komputernya.

Monitor itu banyak jenisnya dan sangat beragam bentuknya, nggak ada bedanya dengan televisi. Yang pasti, kalo menggunakan monitor, Belia pastinya udah kenal dengan istilah resolusi. Misalnya monitor Belia memiliki resolusi 1024×846, nah angka-angka tersebut mewakili jumlah pixel yang dapat ditampilkan di layar. Pixel ini adalah titik-titik kecil yang membentuk gambar yang ditampilkan dalam monitor, kependekan dari “picture elements”. Semakin tinggi resolusi monitor, detail gambar yang terlihat akan semakin detail.

Gimana sih cara kerja monitor? Prinsip kerja monitor konvensional, monitor CRT (Cathode Ray Tube), sama dengan prinsip kerja televisi yang berbasis CRT. Elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya. Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.

Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer.

Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.

Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpendar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur. Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya kita dapat nonton objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atawa monitor.

Pada masa awal-awal kelahiran teknologi televisi, para ilmuwan yang merancang televisi dan tabung gambar menemui hambatan teknis. Seperti yang kita tahu, TV zaman baheula belumlah sekeren dan secanggih sekarang, eh maksudnya belum mampu menampilkan detail gambar seperti sekarang. (int/dri)

Dulu, lapisan yang berpendar dalam tabung gambar kualitasnya nggak sebaik sekarang. Jadi kualitas pixel yang dihasilkan juga tidak seoptimal sekarang. Kini, seiring dengan perkembangan teknologi komputer yang membutuhkan kualitas TV dan monitor tabung yang lebih baik, untungnya kualitas lapisan berpendar dalam tabung monitor telah lebih baik.

Hasilnya diperoleh tabung gambar yang mampu menghasilkan gambar dengan resolusi yang lebih tinggi. Wajar aja, soalnya komputer banyak berurusan dengan text, dan itu membutuhkan detil gambar yang tinggi.

Sayangnya, teknologi monitor dengan tabung CRT ini ditengarai memiliki banyak pengaruh buruk bagi kesehatan penggunanya. Sejumlah riset mengindikasikan bahwa ekspos berlebihan monitor pada mata dapat menyebabkan penurunan kualitas penglihatan. Hal ini disebabkan oleh radiasi sinar elektron pada tabung gambar monitor atau televisi tabung.

Tapi manusia menemukan teknologi baru yang siap menggantikan tabung gambar sebagai alat tampilan visual. Yaitu teknologi LCD (Liquid Crystal Display), yang memungkinkan perampingan dimensi dan pemangkasan bobot peranti display monitor. Selain itu, teknologi yang satu ini disebut-sebut akrab bagi kesehatan penggunanya.
Light pen



Penjabaran
Arti istilah Light pen dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut


Pena cahaya, merupakan piranti masukan yang menggunakan cahaya dalam menerima masukannya. Alat ini berupa pena yang disambungkan kabel di belakangnya, kabel tersebut dihubungkan langsung ke komputer. Cara kerja alat ini adalah sebagai berikut: Bila ujung pena ini kita bawa ke layar monitor, sampai dengan jarak yang cukup dekat, maka apabila kita menggerakan pena ini di layar, akan terdapat gambar ataupun tulisan hasil goresan yang kita buat tadi.

Penggunaan light pen kadangkala dilengkapi dengan papan gambar, dimana pada papan ini permukaannya terbagi menjadi ratusan area kecil, dan area inilah yang kemudian dihubungkan dengan komputer (lihat touch screen). Setiap sentuhan pena pada area yang bersangkutan, akan menimbulkan denyutan pulsa elektonik. Para arsitek, banyak yang meletakkan kertas berisi gambar diatas papan gambar, dan kemudian dengan light pen yang ada ditentukan daerah goresan yang dilaluinya. Dengan demikian, light pen akan menempati posisi gambar secara tepat dan teliti. Akhirnya, skema gambar juga muncul melalui monitor. Light pen dengan papan gambar ini biasanya disebut sebagai Grapics Tablet.

Light pen ada juga yang digunakan untuk membaca bar-code. Sinar yang dipancarkan akan membaca bar-code, dan kemudian mengubahnya kedalam pulsa elektronik serta mengirimnya ke-CPU.